Rindu Rasul
Oleh: Cici Jang
Rindu Rasul
Bagaimana kusampaikan rasa?
Bila rindu tak terkira
Bergetar tubuh, tangispun luruh
Bilakah bertemu
Rinduku tak bertepi
walau kemanapun aku pergi
Meski shalawatku hanya sekali-kali
semoga bertemu dalam mimpi-mimpi
wahai kekasih yang dirindu
semoga engkaupun membalas rindu
semoga engkaupun ingin bertemu
Namun... pantaskah aku?
Cici jang Merindu
Bengkulu, 10 Desember 2020

ππππ₯°π₯°π₯°
ReplyDeletemari bersama-sama memantaskan diri
ReplyDeletesemoga diakui sebagai umatnya
aamiin
iya bu, semoga kita diberi hidayah dan kekuatan untuk dapat memantaskan diri
DeleteAamiin
DeletePendek, tetapi mengena ke dalam hati juga puisi ini. Tercermin dari kerinduan untuk bertemu dengan baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Semoga nanti bisa bersama beliau di surga. Aamiin...
ReplyDeleteterima kasih pak
DeleteAamiin.. semoga kita bisa bertemu Rasul dan bermimpi bertemu Rasulullah SAW
DeleteRindu yang benar
ReplyDeleteBenar-benar rindu
DeleteMantap puisinya
ReplyDeleteterima kasih adek cayang
DeleteBagus, rindu serindu-rindunya pada Rosulullah.
ReplyDeleteterima kasih bu
DeleteMantap Pak...
ReplyDeleteterima kasih pak
DeleteMantap dan menyentuh puisinya
ReplyDeleteTerima kasih pak
DeleteSaya suka bacanya. Singkat sederhana tapi kena pasπππ
ReplyDeleteAlhamdulillah, terima kasih bu
DeleteManatap bu. Semoga kita mendapatkan syafaat Rosulullah SAW. Aamiin
ReplyDeleteAamiin ya Rabbal'alamin, terima kasih sudah berkunjung
DeleteMantaps penuh makna, suksrs
ReplyDeleteAllahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad. Baes, Buk. Salamπ
ReplyDeleteAlhamdulillah... tun jang bekarya (bekarya jano baso jang ne gi?) he
Delete