Tema tantangan menulis kamis kali ini bebas, kebetulan ada puisi lama direvisi sedikit. walaupun hampir terlambat.
Mengenangmu Sahabat
Oleh: Cici Jang
Sebenarnya aku merindu
namun kaku
sering diam-diam terpanah
lama...
Hingga suatu hari
sunyi kusesali
tak pernah kutemukan lagi
sahabat persis dirimu
Sahabat...
Biarlah ini jadi kenangan
Masih kurasakan hadirmu
Namun tak bisa lagi kutatap
Bengkulu, 28 Januari 2021
Baru Bertemu Sehari, pergi
Oleh: Cici Jang
Terdiam
tanpa kata
hanya bisa mengenang
semua terjadi begitu cepat.
Baru saja kemarin bertemu
kau tuturkan kisah
begitu menggugah
rasa.
Pedih!
kisah hidupmu
pun ikut kutangisi
kerasnya hidup kau jalani.
Terkejut
hatiku kalut
menerima berita kepergian
baru bertemu sehari, pergi
Bengkulu, 28 Januari 2021


Turut bersedih, semoga sang sahabat tenang di alam sana..
ReplyDeleteitu puisi tahun 2006 saya revisi. Terima kasih sudah berkunjung pak.
DeleteSahabat sejati akan tetap hidup di hati kita
ReplyDeleteiya dan akan Allah tambah dengan sahabat yang lain, diantaranya sahabat lage
DeleteTurut berduka cita, Bunda... Semoga sahabat yg sdh ada nun jauh di sana ditempatkan disisi Allah, Aamiin...
ReplyDeleteiya bu, terima kasih sudah berkunjung
DeletePatidusa,
ReplyDeleteharu biru..
iya pak dulu ketika puisi itu tercipta, benar mengharu biru.
DeletePatidusa yang sarat makna. Semoga tak ada lagi kesedihan.
ReplyDeleteiya pak, terima kasih sudah berkunjung
DeleteSemoga bahagia di sana .. Sabar ya
ReplyDeleteAamiin... terima kasih pak sudah berkunjung..
Delete