Thursday, 7 January 2021

Kumpulan Puisi

 

KUMPULAN PUISI 



Rindu Rasul

Bagaimana kusampaikan rasa?
Bila rindu tak terkira
Bergetar tubuh, tangispun luruh
Bilakah bertemu?

Rinduku tak bertepi
walau kemanapun aku pergi
Meski shalawatku hanya sekali-kali
Semoga bertemu dalam mimpi-mimpi

Wahai kekasih yang dirindu
Semoga engkaupun membalas rindu
Semoga engkaupun ingin bertemu
Namun... pantaskah aku?

        
Cici jang Merindu 2020


Taubat

Oleh: Cici jang

Telah tertulis lembaran kisah 
telah selesai beberapa
namun ada kisah
yang membuat luka.

Meski...
telah berulang kali pula
Mencoba menghapusnya
namun tak pernah bisa

Kisah nyata...
yang telah dibaca 
oleh sekian banyak mata
karenanya aku tak bisa lagi tengadah

Lubuk Linggau 2007


...Damai di sini...

        Bismillah...
        Di sini...
        Geliat pagi memberi berjuta inspirasi
        Seiring mekar bunga-bunga Islam 
        Nan menebar wangi

        Di sini...
        Ada keluarga, sahabat, dan pemimpin sejati
        Cita-cita murni dan keikhlasan hati
        Sentuhan cahaya Ilahi hangatkan hati
        Sehangat ukhuwah ini

        Di sini...
        Di negeri yang kami cintai
        Kami ingin menyeru! dengan sepenuh hati
        Wahai anak negeri
        Duduklah di sini... melingkar bersama kami

        Di sini...
        Mari dengan damai hati
        Mentadabburi makna hidup ini
        Pada kemuliaan dan Ridho Ilahi
        Itulah yang kami cari di sini...


        Cici Jang merasa damai di sini _24Desember 2020







    ...Damai Bersamamu...


    Senyum pagi ini
    Seperti senyum pagi kemarin
    Dan kemarinnya lagi
    Bahkan lebih indah lagi

    Kecup kening pagi ini
    Juga begitu
    Diiringi doa dan dzikir pagi
    Tanda syukur pada Ilahi

    Tawa canda anak-anak kita
    hadirkan bahagia
    mereka tumbuh dengan ceria
    lahir dari didikan ayah

    Lihatlah si sulung rajin bekerja
    telah hapal beberapa ayat juga
    adik-adik kecilnya begitu ramah
    siapa yang mengajarkannya?
    Aku, kamu dan tentu guru-gurunya

    Senyum tersipu perempuan dengan kakunya
    Perlahan ingin menjadi sholihah
    Menunduk bagai permaisuri pada raja bijaksana
    Tak ada lagi yang bisa dikata
    Selain rasa syukur dan bahagia

    Lihat baktiku padamu
    akan kubuktikan itu
    Terima kasih telah mencintaiku
    semoga kuat dengannya wanita rapuh

    Tak ingin rasanya ini berlalu
    Bahagiaku selalu bersamamu
    Semoga di surgapun
    Kita akan bertemu

    Cici Jang Merasa gombal dan damai bersamamu teman hidupku... 😘💗💗💗 24 Desember 2020



Dunia yang dicari

Seakan berabad terpasung
Nyata kehidupan dijalani
Pencarian seolah tanpa ujung
Pada sebongkah berlian impian

Tatap binar memandang
Langkah kaki tergesa menuju
Jutaan harapan 
Lelah letih untukmu

Bilakah menyadari
setelah didapati
bukan ini yang dicari
lalu apa? wahai diri?


Guru Peradaban

Oleh: Cici Jang

Senyum terukir cerahkan dunia
Niat ikhlas awali langkah
Untaian doa-doa mengangkasa
Tuk generasi harapan bangsa

Cahaya ilmu memberkahi
Untaian pengetahuan kau bagi
Terangkai indah tanpa pamrih 
Tak peduli akumulasi letih bagaikan buih

Guru...
Memuliakanmu ridho-Nya
Mengalir ilmu penuh berkah
Menyakitimu murka-Nya
Sungguh ilmu tanpa berkah


BK Sahabat Siswa

Oleh: Cici jang

Gemetar
langkah kaki
tangan mengetuk pintu
wajah pasrah lidah keluh.

Hati mulai bertanya-tanya, resah
ada gerangan apakah?
aku dipanggil
BK.

Senyum?
kukira marah
Guru BK menyambut
Penuh sapa, ramah tamah.

Aku disambut dipersilahkan duduk
guru BK bicara
terlihat hangat
bersahabat.

Sungguh!
aku malu
tak seperti prasangkaku
ternyata BK sahabat siswa

Bengkulu, 3 Januari 2021

Baru Bertemu Sehari, pergi


Oleh: Cici Jang

Terdiam
tanpa kata
hanya bisa mengenangnya
semua terjadi begitu cepat.

Baru saja kemarin bertemu
kau tuturkan kisah
begitu menggugah 
rasa.

Pedih!
kisah hidupmu
pun ikut kutangisi
kerasnya hidup kau jalani.

Terkejut
hatiku kalut
menerima berita kepergian
baru bertemu sehari, pergi

Bengkulu, 5 Januari 2021


Ikatan Suci

Oleh: Cici Jang

Menunggu
lebih sewindu
ikatan cinta suci
dengan niat ridho Ilahi

Banyak sudah kisah kita
pahit manisnya terasa
berdua menata
cinta.

Kini
lebih sewindu
semoga selalu samawa
keluarga kecil kita tercinta.

Bengkulu, 07 Januari 2021



Kembali

Oleh: Cici Jang

Entah telah berapa lama

Engkau di luar sana

Bersama semua maumu

Tanpa batas...


Aku setia menunggu...

Sampai engkau lelah 

dan ingin pulang

Entah kapan itu...


Bila telah sampai waktunya

Biarkan aku bebas menguasaimu

Membawamu kembali

Bersamaku nuranimu.


Bengkulu, 28 Januari 2021



Kembali

Oleh: Cici Jang

Sungkuran sujud dan ruku' kaku

di atas sajadah lusuh

Sekian lama tak disentuh

Berdebu...


Sungguh... malu hamba

takut hamba...

Bagai ranting kering patah

Jatuh ke tanah


Telah senja usia

tak jua menyadari

nikmat yang diberi

untuk disyukuri


Kini...

meski terlambat 

semoga masih ada waktu

kembali pada-Mu


Bengkulu, 28 Januari 2021




Mengenangmu Sahabat

Oleh: Cici Jang

Sebenarnya aku merindu

namun kaku

sering diam-diam terpanah

lama...


Hingga suatu hari

sunyi kusesali

tak pernah kutemukan lagi

sahabat persis dirimu


Sahabat...

Biarlah ini jadi kenangan

Masih kurasakan hadirmu

Namun tak bisa lagi kutatap


Bengkulu, 28 Januari 2021



























No comments:

Post a Comment

Kumpulan puisi

Aspek-aspek Perkembangan Siswa SMP (SLTP)

  Aspek-aspek Perkembangan Peserta Didik SMP (SLTP) menurut Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik:     ...