KUMPULAN PUISI
Rindu Rasul
Bagaimana kusampaikan rasa?
Bila rindu tak terkira
Bergetar tubuh, tangispun luruh
Bilakah bertemu?
Rinduku tak bertepi
walau kemanapun aku pergi
Meski shalawatku hanya sekali-kali
Semoga bertemu dalam mimpi-mimpi
Wahai kekasih yang dirindu
Semoga engkaupun membalas rindu
Semoga engkaupun ingin bertemu
Namun... pantaskah aku?
Cici jang Merindu 2020

Taubat
Oleh: Cici jang
Telah tertulis lembaran kisah
telah selesai beberapa
namun ada kisah
yang membuat luka.
Meski...
telah berulang kali pula
Mencoba menghapusnya
namun tak pernah bisa
Kisah nyata...
yang telah dibaca
oleh sekian banyak mata
karenanya aku tak bisa lagi tengadah
Lubuk Linggau 2007

...Damai di sini...
Bismillah...
Di sini...
Geliat pagi memberi berjuta inspirasi
Seiring mekar bunga-bunga Islam
Nan menebar wangi
Di sini...
Ada keluarga, sahabat, dan pemimpin sejati
Cita-cita murni dan keikhlasan hati
Sentuhan cahaya Ilahi hangatkan hati
Sehangat ukhuwah ini
Di sini...
Di negeri yang kami cintai
Kami ingin menyeru! dengan sepenuh hati
Wahai anak negeri
Duduklah di sini... melingkar bersama kami
Di sini...
Mari dengan damai hati
Mentadabburi makna hidup ini
Pada kemuliaan dan Ridho Ilahi
Itulah yang kami cari di sini...
Cici Jang merasa damai di sini _24Desember 2020
...Damai Bersamamu...
Senyum pagi ini
Seperti senyum pagi kemarin
Dan kemarinnya lagi
Bahkan lebih indah lagi
Kecup kening pagi ini
Juga begitu
Diiringi doa dan dzikir pagi
Tanda syukur pada Ilahi
Tawa canda anak-anak kita
hadirkan bahagia
mereka tumbuh dengan ceria
lahir dari didikan ayah
Lihatlah si sulung rajin bekerja
telah hapal beberapa ayat juga
adik-adik kecilnya begitu ramah
siapa yang mengajarkannya?
Aku, kamu dan tentu guru-gurunya
Senyum tersipu perempuan dengan kakunya
Perlahan ingin menjadi sholihah
Menunduk bagai permaisuri pada raja bijaksana
Tak ada lagi yang bisa dikata
Selain rasa syukur dan bahagia
Lihat baktiku padamu
akan kubuktikan itu
Terima kasih telah mencintaiku
semoga kuat dengannya wanita rapuh
Tak ingin rasanya ini berlalu
Bahagiaku selalu bersamamu
Semoga di surgapun
Kita akan bertemu
Cici Jang Merasa gombal dan damai bersamamu teman hidupku... 😘💗💗💗 24 Desember 2020
Dunia yang dicari
Seakan berabad terpasung
Nyata kehidupan dijalani
Pencarian seolah tanpa ujung
Pada sebongkah berlian impian
Tatap binar memandang
Langkah kaki tergesa menuju
Jutaan harapan
Lelah letih untukmu
Bilakah menyadari
setelah didapati
bukan ini yang dicari
lalu apa? wahai diri?
Guru Peradaban
Oleh: Cici Jang
Senyum terukir cerahkan dunia
Niat ikhlas awali langkah
Untaian doa-doa mengangkasa
Tuk generasi harapan bangsa
Cahaya ilmu memberkahi
Untaian pengetahuan kau bagi
Terangkai indah tanpa pamrih
Tak peduli akumulasi letih bagaikan buih
Guru...
Memuliakanmu ridho-Nya
Mengalir ilmu penuh berkah
Menyakitimu murka-Nya
Sungguh ilmu tanpa berkah
BK Sahabat Siswa
Oleh: Cici jang
Gemetar
langkah kaki
tangan mengetuk pintu
wajah pasrah lidah keluh.
Hati mulai bertanya-tanya, resah
ada gerangan apakah?
aku dipanggil
BK.
Senyum?
kukira marah
Guru BK menyambut
Penuh sapa, ramah tamah.
Aku disambut dipersilahkan duduk
guru BK bicara
terlihat hangat
bersahabat.
Sungguh!
aku malu
tak seperti prasangkaku
ternyata BK sahabat siswa
Bengkulu, 3 Januari 2021
Baru Bertemu Sehari, pergi
Oleh: Cici Jang
Terdiam
tanpa kata
hanya bisa mengenangnya
semua terjadi begitu cepat.
Baru saja kemarin bertemu
kau tuturkan kisah
begitu menggugah
rasa.
Pedih!
kisah hidupmu
pun ikut kutangisi
kerasnya hidup kau jalani.
Terkejut
hatiku kalut
menerima berita kepergian
baru bertemu sehari, pergi
Bengkulu, 5 Januari 2021
Ikatan Suci
Oleh: Cici Jang
Menunggu
lebih sewindu
ikatan cinta suci
dengan niat ridho Ilahi
Banyak sudah kisah kita
pahit manisnya terasa
berdua menata
cinta.
Kini
lebih sewindu
semoga selalu samawa
keluarga kecil kita tercinta.
Bengkulu, 07 Januari 2021
Kembali
Oleh: Cici Jang
Entah telah berapa lama
Engkau di luar sana
Bersama semua maumu
Tanpa batas...
Aku setia menunggu...
Sampai engkau lelah
dan ingin pulang
Entah kapan itu...
Bila telah sampai waktunya
Biarkan aku bebas menguasaimu
Membawamu kembali
Bersamaku nuranimu.
Bengkulu, 28 Januari 2021
Kembali
Oleh: Cici Jang
Sungkuran sujud dan ruku' kaku
di atas sajadah lusuh
Sekian lama tak disentuh
Berdebu...
Sungguh... malu hamba
takut hamba...
Bagai ranting kering patah
Jatuh ke tanah
Telah senja usia
tak jua menyadari
nikmat yang diberi
untuk disyukuri
Kini...
meski terlambat
semoga masih ada waktu
kembali pada-Mu
Bengkulu, 28 Januari 2021
Mengenangmu Sahabat
Oleh: Cici Jang
Sebenarnya aku merindu
namun kaku
sering diam-diam terpanah
lama...
Hingga suatu hari
sunyi kusesali
tak pernah kutemukan lagi
sahabat persis dirimu
Sahabat...
Biarlah ini jadi kenangan
Masih kurasakan hadirmu
Namun tak bisa lagi kutatap
Bengkulu, 28 Januari 2021
No comments:
Post a Comment